Salam ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih,
Hidup, manis, dan harapan kami, salam.
Kami berseru kepadamu, anak-anak Hawa yang terbuang.
Kami meneteskan air mata, mengeluh, dan menangis di lembah air mata ini.

Maka, ya pengantara kami,
pandanglah kami dengan mata belas kasihmu.
Dan sesudah pembuangan ini,
perlihatkanlah kepada kami Yesus, buah rahimmu yang terpuji itu.

Oh yang lembut, yang penyayang,
yang manis, ya Perawan Maria yang murni.

Sebagai penutup, jika Anda tertarik membaca artikel dari Keuskupan Purwokerto, Anda bisa menekan tombol Inspirasi dan pilih artikel, Jangan lupa bagikan artikel kami ke media sosial sebagai bentuk support. Terima Kasih, Tuhan Yesus Memberkati.